Showing posts with label Tips-Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips-Tips. Show all posts

Saturday, June 9, 2012

Kenali Bakat Anak

Kenali Bakat Anak. Sebenarnya anak itu unik, setiap anak punya karakter yang berbeda. Namun seorang ibu atau pun orangtua tentunya akan terasa terbantu bila sedari sedini mungkin bisa menggali dan mengenali potensi dan bakat pada diri anak-anaknya. Begitu pula dengan sang anak, anak bisa menggali bakat serta potensi yang dimilikinya dan juga bisa mengisi hari-harinya yang dilaluinya dengan suatu kegiatan yang berarti baginya dan tentunya disukai olehnya.

Berbicara mengenai mengenali bakat anak sedini mungkin tentunya tak akan terlepas dari peran orang tua dan juga keluarga. Peran orang tua dalam hubungannya mengenali potensi bakat anak dapat dilakukan dalam beberapa cara. Satu hal bila orangtua dapat mengenalinya lebih cepat, orangtua dapat langsung mengarahkan dan membimbing agar minat dan bakat tersebut bisa berkembang. Sebenarnya cara mengamatinya cukup mudah, yaitu orangtua harus jeli dan sabar dalam memperhatikan perkembangan anaknya.

Bakat dan minat sedikit mempunyai perbedaan. Yang dimaksud dengan minat khususnya minat anak adalah suatu kondisi ketika anak menyukai akan sesuatu, tetapi belum tentu memiliki kemampuan. Misalnya sang anak menyukai seni musik dan segala hal yang berkaitan dengannya, akan tetapi anak tersebut belum tentu bisa untuk bernyanyi, itulah yang disebut minat. Sedangkan bakat anak adalah suatu kemampuan atau pun kompetensi yang dimiliki sang anak dalam sesuatu hal. Bila bakat biasanya adalah bawaan semenjak kecil

kenali bakat anak sedini mungkin, Blog Keperawatan

Ada beberapa cara serta tips yang dapat digunakan dalam hal mengenali potensi bakat anak sejak kecil.
berikut beberapa tips mengenali bakat anak :
  1. Mengamati Bakat Dalam Keluarga Besar. Amati pola bakat yang ada di masing-masing keluarga besar, baik yang berasal dari sang ayah maupun ibu. Bakat bagaikan "berlian" yang terpendam. Karena bakat itu, orang tua memerlukan kejernihan dalam proses melihat dan juga mengobservasi diri apa potensi / bakat masing-masing dari anak-anaknya. Selain hal tersebut, melihat dan dan juga menelusuri pula generasi sebelumnya, apa potensi dan bakat mereka terdahulu, lalu rumuskan menjadi suatu rumpun bakat yang menjadi cikal bakal bakat si buah hati atau anak-anak. Sebagai suatu contoh : ayah dan ibunya memiliki potensi dan bakat di dalam bidang musik. Kecenderungan ini akan diturunkan pada anak, soal adanya perbedaan aliran atau jenis musik itu hanya perkara selera saja dan tentunya bisa untuk dikompromikan di kemudian hari nantinya.
  2. Bukan Sebuah Trial and Error. Proses menemukan bakat pada anak tak perlu dengan cara disibukkan masuk banyak les atau pun kursus yang bersifat trial dan error, apalagi bila itu kita ketahui bukan menjadi minat anak anak dan hindari pula dengan cara memaksa. Tak jarang anak sekadar ikut-ikutan teman, anak tetangga atau lainnya. Ini tentu akan membuang waktu, energi dan dana. Jadi penggalian potensi harus sejalan dengan minat serta bakat anak. Jika anak enjoy, bakat dan potensi kecerdasannya pun akan muncul.
  3. Beri Perhatian. Perhatian dalam hal ini adalah orang tua bisa berupa dan berwujud dengan memberikan sarana, prasarana, meluangkan waktu mendampingi anak latihan, mengikutkan anak berbagai lomba, dan sebagainya. Buatlah suasana yang mendukung anak untuk mewujudkan bakatnya tersebut. Sehingga nantinya bakatnya bisa berkembang dengan baik.
  4. Komitmen dan Konsisten. Tentunya untuk mencuatkan bakat, perlu komitmen dan kesungguhan dalam menjalaninya. Hal ini dikarenakan proses dari potensi dan minat mewujud jadi bakat itu perlu waktu dan juga latihan. Jadi harus tekun, disiplin, ulet dan tak bosan, baik anak maupun orangtuanya. Lakukan latihan secara konsisten, karena untuk teraktualisasi menjadi bakat butuh stimulasi yang tetap dan terus-menerus, membentuk habituasi (kebiasaan). Ibarat tanaman butuh diberi pupuk dan disiram serta dirawat dan diperhatikan.
Point penting yang dapat kita petik dari kenali potensi bakat anak adalah bahwasannya dalam hal sebuah pengembangan bakat terutama bakat anak dari dini bukanlah hal yang instan, melainkan butuh proses yang tidak pendek. Makin sering latihan, mengikuti lomba atau pun berkompetisi, maka bakat dan potensi anak akan makin teruji dan terasah dan bakat itu makin muncul.

Friday, June 8, 2012

Komunikasi Efektif Anak

Komunikasi Efektif Anak. Komunikasi adalah suatu upaya dan juga cara agar tercapai pemahaman yang sama. Jika dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh kedua orang yang berkomunikasi tersebut. Komunikasi secara terminologis merujuk kepada sebuah proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang yang lain. Jadi dalam hal pengertian komunikasi dalam hal ini tentunya yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia.

Komunikasi ini juga pernah dibahas dalam Blog Keperawatan hanya saja khusus dalam hal komunikasi perawat karena komunikasi ini penting sekali dalam melakukan asuhan keperawatan dan juga saling membina saling percaya antara pasien dan juga petugas kesehatan khususnya tenaga perawat dalam menjalankan tugasnya di bidang keperawatan.

komunikasi efektif dengan anak, komunikasi baik dengan anak, Blog Keperawatan

Komunikasi merupakan komponen dasar dari hubungan antar manusia dan meliputi pertukaran informasi, perasaan, pikiran dan perilaku antara dua orang atau lebih. Komunikasi mempunyai dua tujuan, yaitu untuk pertukaran informasi dan mempengaruhi orang lain. Nah tentunya komunikasi efektif anak juga diperlukan dalam proses pendidikan dan pengajaran dalam berbagi hal.

Setiap orang tua haruslah memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan efektif dengan anak-anaknya. Dengan tips komunikasi efektif baik maka diharapkan hubungan interpersonal antara orang tua dan anak akan berjalan dengan baik khususnya dalam hal berkomunikasi. Tanpa kemampuan komunikasi baik dengan anak, maka pendidikan anak tidak akan berjalan dengan baik serta lancar. Yang akan terjadi bukannya sebuah penerimaan yang baik, melainkan kesalahpahaman akibat miss communication. Dan maksud serta tujuan yang kita ingin sampaikan malah tidak tersampaikan, atau tersampaikan tetapi diterima dan dimengerti anak dengan persepsi yang salah.

Anak bisa melakukan komunikasi efektif dan komunikasi baik pada saat anak tersebut telah berusia 8 tahun. Pada usia tersebut anak sudah mempunyai kecakapan dan kemampuan berbahasa yang cukup memadai. Selain hal tersebut itu, kemampuan nalar, logika, dan persepsi anak usia ini sudah jauh lebih baik daripada usia sebelumnya. Hal ini karena pengetahuan dan wawasan anak sudah berkembang dengan cukup baik, yang didapatnya baik itu dari sekolah, sosialisai dengan teman sebaya dan juga berbagi informasi yang dia dapatkan dari berbagi media.

Untuk dapat membuat komunikasi efektif anak, maka diperlukan beberapa tips agar komunikasi berjalan dengan baik, terutama dengan anak-anak kita sendiri.
Beberapa tips komunikasi baik efektif dengan anak yaitu diantaranya :
  1. Pilih waktu dan tempat yang tepat sebelum memulai sebuah komunikasi, terlebih bila informasi yang akan disampaikan penting bagi sang anak.
  2. Saat memulai pembicaraan dengan anak, maka diusahakan duduk dengan berhadapan dengan sang anak dan tentunya harus disertai dengan adanya kontak mata yang baik antara orang tua dan anak.
  3. Sampaikan tujuan dari pembicaraan dan komunikasikan dengan jelas dan juga benar serta mudah dimengerti.
  4. Ajak sang anak bicara dua arah, hindari komunikasi monolog dimana orangtua berbicara sendiri sedangkan anak hanya mendengarkan tanpa ada komunikasi dua arah dan timbal balik.
  5. Hindari sikap-sikap yang tidak mendukung komunikasi yang baik seperti halnya berikut ini yaitu marah, ketus, bahasa yang yang berbelit-belit, berbicara cepat, berbicara sambil mengomel dan berbicara tanpa ekspresi alias datar.
  6. Dukung komunikasi dengan bahasa tubuh (body language) yang mudah diinterprestasikan dan juga mudah dimengerti oleh anak-anak kita.
  7. Arahkan anak untuk dapat menemukan sendiri mengapa pembicaraan dan juga komunikasi ini penting, bagi dia apa dan bagi orang lain. Jadi pointnya anak mengetahui alasan pembicaraan ini penting dan mengapa penting tentunya sesuai dengan daya tangkap dan penalaran anak seusia anak tersebut.
  8. Gunakan bahasa yang mudah untuk dipahami dan dimengerti anak. Buatlah dialog interaktif disertai dengan berbagi istilah metafora yang diambil dari dunia anak. Misalnya, agar anak mau makan, cari metafora dari hal-hal yang disukainya tentang makanan yang disukainya. Kalau anak laki-laki misalnya suka dengan motor balap, percakapannya bisa seperti ini :"Adhe..., Rossi itukan dengan motornya bisa melaju kencang karena ada bensinnya.nah, anak hebat perlu apa supaya bisa main lari-larian? Perlu makan donk"
  9. Jika "mood" (keadaan hati) orang tua sedang jelek dan juga kurang baik, jangan memaksakan diri untuk berkomunikasi dengan anak. Cari cara lain untuk meredakan emosi terlebih dahulu. Dan setelah diperoleh ketenangan, maka barulah berbicara dengan anak.
Demikian tadi sahabat tentang komunikasi efektif anak dan semoga dengan mengetahui bagaimana komunikasi baik dengan anak maka kita bisa berkomunikasi dan juga menyampaikan pesan serta diterima dengan baik maksud dan tujuan pemberian pesan kita kepada anak-anak kita sahabat.

Monday, May 21, 2012

Pola Hidup Sehat

Pola Hidup Sehat.Kesehatan adalah sebuah karunia nikmat Allah yang wajib kita syukuri. Salah satu jalan dan caranya yaitu dengan menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat. Dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan kita sehari-hari maka itu juga demi menjaga kesehatan kita. Banyak beragam pola hidup sehat, dan kali ini Blog Keperawatan akan mencoba mensharenya dan semoga bisa memberikan manfaat.

Ti
pola hidup sehat, Blog Keperawatan

Pola hidup sehat ini dalam benak sebagian besar manusia umumnya berpendapat bahwa pola hidup sehat adalah pola hidup yang manjadikan kita lebih sehat dan jauh dari yang namanya penyakit. Itu tidak salah juga. Karena pikiran awal kita kalau berfikir mengenai pola hidup sehat tidak terlepas dari itu. Ada juga yang mengertikan bahwa pola hidup sehat juga adalah bagaimana kita menjalani kehidupan yang sehat. Karena dengan menjalani kehidupan yang sehat akan banyak manfaat yang kita peroleh. Terjauhkan dari sakit, merasakan kehidupan yang menyenangkan dan sebagainya.

Beberapa pola hidup sehat yang dapat kita coba terapkan dan praktekkan adalah :
  1. Konsumsi makanan. Konsumsi makanan yang sehat diantaranya yaitu dengan memperbanyak sayuran hijau, buah-buahan dan menghindari makanan cepat saji. Menghindari makanan yang berkolesterol tinggi juga baik untuk kesehatan jantung kita.
  2. Olahraga. Olahraga adalah jenis kegiatan yang seringkali kita lupakan atau sepelekan. Terkadang karena aktifitas pekerjaan kita, kesibukan pekerjaan kita dan alasan-alasan lainnya. Padahal olahraga yang ringan asalkan rutin akan banyak mendukung kesehatan kita dan juga termasuk dalam pola hidup sehat. Banyak manfaat yang kita peroleh dari olahraga, diantaranya yaitu mengurangi stress dan depresi, menjaga kebugaran tubuh, mengurangi faktor resiko diabetes melitus, menguatkan tulang-tulang, menurunkan tekanan darah tinggi.
  3. Istirahat yang cukup. Istirahat yang baik akan sangat membantu dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Dengan istirahat yang cukup pula akan memberikan waktu bagi tubuh kita yang lelah dalam menjalani aktifitas sehari-hari untuk memulihkan diri dan juga memberikan waktu bagi tubuh untuk menyusun energi untuk aktifitas kita berikutnya.
  4. Menciptakan lingkungan yang sehat. Menciptakan lingkungan yang sehat ini adalah dimulai dari diri kita sendiri dan juga dari hal yang terkecil. Contohnya adalah dengan membuang sampah pada tempatnya. Karena alam kita ini sudah terkotori dengan tangan-tangan manusia sendiri yang membuat polusi dan limbah-limbah yang tentunya membuat lingkungan kita menjadi tidak sehat.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai pola hidup sehat menurut versi Blog Keperawatan dan semoga pula dapat memberikan manfaat.

Thursday, May 10, 2012

Membeli Perlengkapan Bayi

Tips Membeli Perlengkapan Bayi.Kehamilan adalah sebuah proses yang tentunya dialami para wanita yang biasanya hal tersebut dinantikan. Apalagi bagi para wanita yang baru berumah tangga. Memang sebuah rumah tangga tanpa kehadiran anak-anak serasa belum lengkap dan sempurna. Bagi ibu hamil banyak hal yang perlu disiapkan dalam proses kehamilan, proses kelahiran dan sesudah melahirkan.Diantara persiapan yang perlu dilakukan bagi ibu hamil dan suaminya tentunya adalah dalam hal membeli perlengkapan bayi dan semoga hal tentang membeli perlengkapan bayi bagi keluarga yang tengah mempersiapkan kelahiran ini bisa memberikan manfaat.

Proses persalinan bagi para ibu hamil apalagi yang baru akan mempunyai anak pertamanya, tentunya merupakan pengalaman yang cukup mendebarkan dan juga menegangkan. Perlu banyak persiapan yang dilakukan sebelumnya. Kita mengetahui bahwa bila sesuatu hal itu dipersiapkan dengan baik, maka tentunya hasil yang baik yang kita harapkan nantinya. Demikian juga dengan proses kelahiran itu sendiri. Banyak hal yang perlu disiapkan dalam menyambut kehadiran sang buah hati di tengah-tengah keluarga, diantaranya adalah persiapan dana, mental, kebutuhan ibu selama dan sesudah proses persalinan. Termasuk dalam hal perlengkapan bayi.

membeli perlengkapan bayi, Blog Keperawatan

Dalam masyarakat jawa biasanya membeli perlengkapan bayi setelah usia kehamilan bayi menginjak trimester yang ketiga. Nah memasuki trimester III ini sang calon ayah dan juga calon ibu sudah mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan perlengkapan bayi nantinya. Menyusun daftar perlengkapan yang akan dibeli juga bisa merupakan hal yang menyenangkan bagi para calon orang tua. Dalam hal membeli perlengkapan bayi ini memang orang tua harus jeli dalam memilah milih hal-hal / barang-barang yang benar-benar dibutuhkan setelah melalui proses persalinan nantinya.

Beberapa perlengkapan bayi yang perlu dibeli dalam menyiapkan kelahiran :
  1. Pakaian Bayi. Pakaian bayi adalah termasuk hal utama persiapan kelahiran anak. Yang masuk dalam katagori pakaian ini diantaranya yaitu : kain, popok, celana panjang berlubang dan tertutup, baju hangat, topi dan selimut, baju lengan panjang dan pendek, baju tanpa lengan, sarung tangan dan kaki, bedongan.
  2. Perlengkapan Tidur. Perlengkapan tidur bayi ini diantaranya yaitu : Boks bayi, perlak, seprai, bantalan untuk pinggiran boks, kelambu.
  3. Perlengkapan Mandi dan Kosmetik. Perlengkapan dalam memandikan bayi diantaranya yaitu : bak mandi, waskom kecil, minyak telon, sabun dan sampo khusus bayi, baby oil/cream/lotion, handuk lembut.
  4. Perlengkapan lainnya. Perlengkapan bayi lainnya adalah botol susu tempat menyimpan ASI, gendongan, kapas steril dan kapas bertangkai, kasa steril, alkohol 70% serta tas untuk tempat perlengkapan kalau bepergian, gunting kuku khusus bayi.
Demikian tadi sahabat mengenai membeli perlengkapan bayi. Dan semoga beberapa hal tentang tips memilih perlengkapan bayi ini dapat memberikan manfaat.

Tuesday, May 1, 2012

Memandikan Bayi

Memandikan Bayi.Memandikan bayi adalah salah satu aktifitas yang yang pasti dilakukan para ibu.Dan aktifitas mandi bagi seorang bayi adalah juga sebuah kegiatan yang menyenangkan baginya dan juga menyehatkan.Menyenangkan karena hal tersebut adalah hal baru bagi bayi selain hal-hal lainnya.Menyehatkan karena dengan memandikan bayi kotoran dan juga sisa-sisa keringat yang menempel pada bayi akan terangkat dan menjadikan bayi kembali segar dan bersih.

Memandikan bayi adalah salah satu cara juga dalam menstimulasi bayi dalam berbagai trik.Menstimulasi gerak motorik halus dan juga kasar.Menstimulasi dengan mengenalkan berbagai kosakata yang baru berkaitan dengan alat mandi.Memandikan bayi bagi seorang ibu apalagi bagi seorang ibu yang baru mempunyai seorang anak tentunya merupakan pengalaman yang menyenangkan dan seringkali ibu baru mengalami kekhawatiran dalam proses memandikan bayi itu sendiri.Selain karena baru menjalani proses kelahiran, kekhawatiran akan luka pasca melahirkan juga salah satu unsur yang berpengaruh.Maka tidak heran bila memandikan bayi ini awalnya adalah dikerjakan sang nenek atau petugas kesehatan bila masih dalam lingkup pelayanan kesehatan.

memandikan bayi, tips memandikan bayi, Blog Keperawatan

Sehingga dalam proses memandikan bayi ini pun mempunyai tips tersendiri.Berikut beberapa tips memandikan bayi dan semoga bisa memberikan manfaat.Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tips memandikan bayi :
  1. Air hangat. Tentunya air adalah hal yang pertama kali dipersiapkan dalam proses memandikan bayi ini.Dan yang disiapkan adalah air hangat.Langkah awal adalah dengan mengecek kehangatan air untuk mandi itu sendiri.Kita menuangkan air dingin terlebih dahulu, baru ditambah dengan air hangat.Mengecek kehangatan air itu dengan memasukkan siku tangan kita pada air hangat.Jangan terlalu panas karena selain akan membuat bayi tidak nyaman tentunya akan membuat kulit bayi yang masih sangat sensitif akan menjadi merah.
  2. Meletakkan bayi di bak mandi atau penyangganya bila memiliki, lalu membasahi tubuhnya secara perlahan dan membersihkan mata, telinga, wajah dan lipatan tubuh.Bak atau ember ini juga perlu disesuaikan dengan tubuh sang bayi.
  3. Menggunakan peralatan untuk memandikan bayi yang disesuaikan dengan usia sang bayi.Seperti halnya sabun mandi, shampo khusus untuk bayi.
  4. Menstimulasi bayi.Kegiatan memandikan bayi ini adalah salah satu kesempatan bagi sang ibu untuk menstimulasi baik itu pendengaran, gerak motorik halus dan kasar.Bisa dilakukan dengan mengajaknya berbicara atau pun menyanyi.Hal tersebut akan membuat bayi lebih merasakan kenyamanan dan juga senang dengan aktifitas mandi ini.
  5. Setelah selesai memandikan bayi ini, segeralah mengangkat bayi dengan menyelimuti handuk.Hal ini bertujuan agar bayi tidak kedinginan dan menjaga kehangatan suhu tubuhnya.
  6. Peralatan mandi.Sebelum aktifitas memandikan bayi ini, yang penting juga mempersiapkan alat mandi bayi itu sendiri seperti halnya sabun mandi, sampo, minyak telon, handuk dan lain-lain dan diletakkan di dekat ember dan dalam jangkauan tangan yang memandikan.
Demikian sedikit tips memandikan bayi yang coba Blog Keperawatan paparkan.Semoga apa yang telah disharing mengenai memandikan bayi ini bisa memberikan manfaat.

Saturday, April 28, 2012

Memilih Jajanan Sehat

Memilih Jajanan Sehat Anak.Jajanan bagi seorang anak adalah merupakan sesuatu yang menyenangkan apalagi dalam usia sekolah.Kebiasaan membeli jajanan seringkali karena terpengaruh juga dari teman-temannya.Hanya saja apakah semua jajanan itu sehat dan juga menyehatkan bagi anak-anak kita.Itu yang perlu kita pikirkan juga sebagai orang tua.Memilih jajanan sehat yang sehat perlu kita ajarkan kepada buah hati kita agar terhindar dari hal-hal yang tentunya tidak kita inginkan.

Bila anak telah bersekolah, maka tentunya jajanan dengan berbagai macam dan ragamnya hampir semuanya tersedia.Kebanyakan jajanan yang di jual mengandung zat pemanis serta zat pewarna yang berlebihan.Untuk itulah kita sebagai orang tua perlu untuk memberikan arahan dan juga informasi yang baik kepada anak-anak kita dalam memilih jajanan sehat bagi anak kita.Dengan berbagai macam ragam jajanan di sekolah ataupun sekitar lingkungan rumah, tentunya kita sebagai salah satu konsumen tidak bisa menjamin akan kebersihan dan juga keamanannya dari jajanan tersebut.Yang tentunya hal ini tdak bisa kita pungkiri bisa menimbulkan resiko kesehatan bagi buah hati kita.

Memilih Jajanan Sehat, Blog Keperawatan

Dalam rangka memilih jajanan sehat anak ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan demi menjaga kesehatan.Berikut tips memilih jajanan sehat anak dan beberapa hal yang perlu kita perhatikan diantaranya yaitu :
  1. Memastikan bahwa jajanan yang dipilih dan juga dikonsumsi anak kita adalah aman.Aman untuk dikonsumsi karena pembuatannya memenuhi syarat higienis.
  2. Jika membeli jajanan perhatikan juga akan komposisi dari bahannya, kalau bisa menghindari jajanan yang manis bahkan terlalu manis karena hal ini biasanya memakai pemanis buatan yang berlebihan.
  3. Kemasan masih dalam keadaan bagus. Kemasan yang masih sudah rusak dalam jajanan sehat bisa menandakan kalau sudah ada proses kimia di dalam makanan tersebut. Barangkali, proses kimia itu bisa menyebabkan kandungan makanan yang ada jadi berubah membahayakan.Jadi, engajarkan anak kita agar jangan menerima makanan yang sudah rusak bungkusnya.
  4. Jajanan tersebut tidak memiliki akan warna, rasa, yang berlebihan dan juga bau / warna yang menyengat.
  5. Orang tua harus memastikan jajanan yang dipilih memiliki label bertuliskan snack aman dan tidak mengandung monosodium glutamat (MSG).
Selain hal tersebut orang tua, khususnya para ibu bisa menyiasati agar anak terhindar dari jajanan yang kurang sehat dengan berbagai maacam trik dan juga tips diantaranya yaitu dengan :
  1. Menyediakan menu sarapan sehat dan juga begizi. Sarapan pagi selain bisa membuat konsentrasi anak dalam hal belajar akan semakin baik, hal ini pun bisa membuat anak bisa menahan keinginan untuk jajan karena perutnya telah berisi.
  2. Menanyakan mengenai makanan kesukaan anak kita, dan juga mengajak buah hati untuk ikut serta berpartisipasi dalam membuat dan mempersiapkan bekal sekolah dalam hal ini jajanan.
  3. Memberikan uang jajan secukupnya dan jangan berlebihan, agar anak bisa membatasi frekuensi jajan dan selain itu hal ini juga bisa sekalian mengajarkan kebiasaan anak untuk menabung dan menyisihkan uang jajannya.
Hal yang tak kalah penting peranan orang tua dalam hal ini adalah dengan memberikan contoh yang baik dalam memilih jajanan sehat itu sendiri.Memberikan informasi yang edukatif disertai dengan contoh yang baik adalah metoda pendidikan dan pengajaran yang baik bagi anak-anak kita.